Kamis, 29 Desember 2011

Trivia tentang Witwisit Hiranyawongkul :)

Dari kemarin googling terus tentang Love of Siam... sekarang mau nulis trivia tentang pemerannya Mew ah, Witwisit Hiranyawongkul :)

Khun-Pchy :))

Pertama kali aku googling tentang Love of Siam, (pas belum nonton) aku penasaran banget sama pemeran Mew ini. Habis di wikipedia fotonya formal gitu. Gak ngerti kan kenapa dia kepilih buat meranin Mew, apa sih istimewanya dia. Ternyata kalo udah nonton baru tau deh manisnya kayak apa heheh.

Trivia about Mew's protayer:
1. Pemeran Mew di Love of Siam adalah Witwisit Hiranyawongkul, biasa dipanggil Pchy.

2.Waktu memerankan Mew, Pchy memang sedang duduk di kelas 12, sama seperti tokoh yang ia perankan.

3. Pchy berasal dari Chiang Mai. Di film, keluarga Tong (lawan main Pchy) berlibur ke Chiang Mai sebelum natal. Dan kakak perempuan Tong, Tang, menghilang saat dia hiking di sana.

4. August band yang diceritakan di film benar-benar menjadi band di dunia nyata dengan personel yang sama (13 personel, karena termasuk saksofon) dan Pchy sebagai vokalisnya.

5. Pchy "ditemukan" oleh sutradara film 'Love of Siam'
Chukiat Sakweerakul karena mereka berasal dari sekolah yang sama. Beliau sendiri memilih Pchy karena membutuhkan aktor yang bisa menyanyi dan bermain piano.


Kyaaa Khun-Pchy! ที่น่ารัก! ♥♥♥ :DDD

Kyaaa look at his laughing face!
I'm having an eyegasm
♥♥ :DD


6. Pchy menulis dan menyanyikan beberapa lagu untuk soundtrack film ini.

7. 'Love of Siam' adalah film pertama bagi Pchy dan Mario Maurer :)) (Maurer bahkan menuliskan judul film ini di bio twitternya XDDD)

8. Perbedaan karir Maurer dan Pchy adalah, Maurer menerima banyak tawaran setelah film itu, sedangkan Pchy tidak. Konon Pchy agak kurang nyaman dengan publisitas.


9. Syuting 'Love of Siam' tuh akhir 2006, sedangkan rilisnya akhir 2007.


10. Setelah selesai syuting, Pchy masih bisa sekolah, lulus, lalu memilih universitas dengan tenang. Dia masuk di Faculty of Journalism and Mass Communications,
Thammasat University, Bangkok.

11. Tapi setelah film rilis, dia tiba2 jadi terkenal dan banyak orang penasaran padanya. Bahkan ada fans yang mengikutinya sampai ke asrama XDD


12. Pchy tidak sehalus tokoh yang ia perankan. Kata para fans setelah membaca blognya, Pchy orangnya straight-talking, pintar, dan kritis. Gak heran ya dia kuliah di jurnalisme.


13. Dia tidak mau karir di dunia hiburan mengganggu kuliahnya. Hasilnya, dia sudah lulus kuliah pertengahan 2011 lalu (tepat waktu XDD)


14. Chemistry antara Pchy dan Maurer dapet banget. Tapi dia bilang "kami tidak semanis itu. saat adegan bersama, biasanya kami menatap kamera yang berbeda." Selain itu, waktu syuting dia lebih sering menatap ke kru untuk memastikan ekspresinya sudah benar.


15. Pchy dan Maurer main film bareng lagi di 4Romance (2008). Tapi film ini omnibus dengan 4 sutradara yang berbeda, dan mereka tidak bermain di segmen yang sama. :(


foto Pchy sama Mario Maurer yang paling aku suka.
Memang gak satu frame, tapi ekspresinya lucu banget,
kalo disatuin jadinya pas :))))


Udah sih kayaknya cuma gitu aja trivianya. Manis kannnn P'Pchy hihihihi :D yang bikin aku semangat nonton malah Pchy-nya. Eh nonton Maurer juga deng. Eh chemistry mereka juga deng. Hihihihihi.

Ayo semangat kuliah! Biar lulus tepat waktu kayak Khun-Pchy :D

Cheers!

*Sumber: Wikipedia
dan pinoyexchange.com

Minggu, 25 Desember 2011

kuliah FKG UGM semester 3 itu....

SANGAT CAPEK.

Detilnya saya gak bisa cerita-cerita dulu ya. Mending saya pamer hasil karya saya selama semester 3 ini: mengukir gigi menggunakan wax :)

Dari kiri ke kanan: geraham rahang atas, geraham rahang bawah, gigi seri, taring, geraham kecil (premolar)

Ini adalah praktikum Dental Anatomy atau DA. Kami diharuskan mengukir 5 macam gigi selama satu semester, tiap 1 giginya harus selesai dalam waktu 2 kali pertemuan.

Cara ngukirnya tentu pake ngeliat gigi asli dulu. Kami nyari gigi asli dari rumah sakit, puskesmas, atau dokter gigi yang menyimpan gigi yang udah mereka cabut. Biasanya kalo beli mahal, berkisar 10-25 ribu per gigi. Ada juga yang 3-5 ribu, ada juga yang bener2 digratisin. Masalahnya kalo sama perawat suka dibikin bisnis, jadi kita susah dapet gratis =A=

Setelah kita dapet gigi, kami mengidentifikasi itu gigi apa, kiri atau kanan, gigi sentral atau lateral. Semua ciri-cirinya disamain sama yang ada di buku praktikum.

Setelah kita mengiden, kita bikin disain. Disain itu bikinnya pake skala, membandingkan panjang gigi dengan panjang wax. Panjang gigi biasanya 2-2,7 cm, panjang waxnya sekitar 5-6 cm, jadi perbesarannya ya sekitar 2-3 kali ukuran asli gigi.

Disain itu dibikin di milimeter blok. Kami bikin pola gambar gigi dari 4 sudut pandang, depan, belakang, kiri, kanan. Trus masing2 disain itu dipotong mengikuti pola, lalu polanya ditempel di wax dan kami mengukir mengikuti bentuk pola.

Voila! Jadilah ukiran gigi di atas! :)

Random facts:
- Gigi yang kami pakai di praktikum ini HARUS SEMPURNA, gak boleh terkikis, berkarang, bentuknya harus sama kayak bentuk asli di rahang manusia. Yang mana susah, kalo gigi masih bagus ngapain dicabut? Kecuali buat pasang kawat =A=

- Gigi geraham kecil (atau disebut premolar) yang saya pakai untuk praktikum ini adalah gigi temen saya sendiri, Alvita. Gigi dia dicabut karena dia pakai kawat gigi.

- Saya beli sekitar 6 gigi dari dokter seharga masing-masing 15 ribu. Jadi saya habis 90 ribu untuk beli gigi aja. Dan SEMUANYA GAK BISA DIPAKAI karena 'gak sempurna'. Akhirnya cuma 2 yang akhirnya kepake, 1 gigi susu karena bisa ditukar dengan gigi yang bagus, dan 1 gigi saya jual ke temen karena giginya diaccept sama asistennya.

- Karena gigi yang saya beli banyak yang nggak diaccept, saya minta sama temen saya. Saya blas gak ngeluarin duit lagi untuk gigi. Semuanya saya dapet minta kalo gak tuker. Makasih ya guys :")

- Kebayang kan gondoknya? Ya. Praktikum ini memang lumayan bikin gondok, meskipun asistennya baik banget.

- Semua praktikum semester tiga ini kalo gak bikin gondok, stres, ya deg-degan. Yang ketiga itu pasti, karena semua praktikum ada ujian akhirnya (atau responsi) #lesigh =A=

Minggu depan tanggal 27-30 Desember saya ada 3 responsi. Doain saya sukses ya? :)

PS: untuk praktikum anatomi, mau saya pasangin gambar jenazah yang dipakai praktikum? Disebut kadaver, warnanya sudah coklat karena direndam formalin terus, wajah dan sayatannya bervariasi sesuai kebutuhan.. :)

Hahahah bercanda. Nanti malah gak bisa tidur lagi. Cheers! :)

The Love of Siam

WARNING:
- Buat cewek, JANGAN TONTON FILM INI kalo gak mau melting selama berhari-hari. Soalnya ini film tentang dua cowok gay yang cakep dan I must tell you, the sweetness is over-reactive.
- Buat cowok, di film ini ada beberapa cuddle antar cowok dan karakter cowok yang gemulai. This may disgrace your manhood, tapi tenang, filmnya bagus. Menonton film ini tak akan otomatis mengubahmu jadi gay.

Well, pertama kali tau film ini dari Crazy Little Thing Called Love yang aktor utamanya adalah Mario Maurer. Itu film drama thailand pertama yang aku tonton, dan awalnya aku cuma iseng, gak bermaksud buat browsing film2 thailand lain. Tapi Alvita bilang, "Sebelum main film ini Mario Maurer main film 'Love of Siam', tapi dia jadi gay, eyuhhhhh :s"

Mario Maurer versi The Love of Siam :))

Entah karena aku suka cerita drama tentang gay atau karena kegantengan Mario Maurer yang gak nyantai, aku akhirnya kekeuh nyari film ini. Gimanapun caranya. Mo lewat DVD, ngopi, atau download, pokoknya aku harus NONTON dan PUNYA film ini! #osh

And yes, voila, I bought the DVD.




Ceritanya tentang Mew, anak laki2 yang berperangai halus namun keras kepala, tinggal dengan neneknya. Ia bertetangga dengan Tong, yang lebih maskulin, yang tinggal dengan keluarga Kristiani yang taat. Mereka berteman karena Tong pernah nolong Mew waktu Mew ditindas temen2nya. Karena tetanggaan dan satu sekolah, ya di rumah ketemu, di sekolah juga bareng. Bahkan Tong sering diajak main piano di rumahnya Mew.

Menjelang natal, Tong sama keluarganya pergi liburan. Pulangnya, kakak perempuan Tong, Tang, ditinggal di tempat liburan karena mau hiking sama temen2nya. Ternyata, si Tang dinyatakan hilang setelah hiking. Keluarga Tong depresi dan memutuskan untuk pindah rumah. Awww.

Enam tahun kemudian, mereka ketemu lagi di Siam Square sebagai anak SMA. Si Mew tergabung dalam band 'August' sebagai vokalisnya, sedangkan Tong cuma anak cowok yang masih ganteng dan maskulin seperti sebelumnya. Mereka jadi dekat lagi, ngelanjutin persahabatan waktu kecil dulu.

Keluarga Tong masih depresi karena kehilangan anak perempuan mereka, Tang. Surprisingly, manajer band 'August' namanya June, itu mirip banget sama Tang. Akhirnya June dipekerjakan ibunya Tong untuk nemenin Bapaknya Tong yang alkoholik, depresi, dan kena gangguan jiwa ringan.

Cerita berlanjut. Mew ternyata beneran naksir sama Tong. Ia menciptakan lagu2 romantis lalu menyanyikannya di suatu pesta kecil. Mereka berduaan setelah nyanyi dan Mew menanyakan perasaan Tong tentang lagu yg dibawanya. Ibu Tong melihat hubungan mereka, besoknya ia ngelabrak Mew dan bilang jangan macam-macam sama anaknya. Mew cuma bilang dengan sedih namun tenang, "Kami hanya berteman."

Setelah itu Mew gak mau dihubungi lagi sama Tong, gak mau ngeband lagi, gak mau berhubungan lagi sama temen2nya. Tong stres dan menyadari bahwa dia memang gak suka perempuan. Sementara itu, penyakit ayah Tong makin parah, dan misteri apakah 'June' sebenarnya adalah 'Tang' masih belum terungkap.

Natal hampir tiba. Setelah beberapa kemelut keluarga, Tong dan Ibu Tong memutuskan tetap memasang pohon natal. Saat menghias, Tong bingung mau memasang boneka perempuan atau laki-laki di pohon. Ibu Tong tersenyum dan bilang, "pilihlah sesukamu." Tong memasang boneka laki-laki, menyiratkan dia sudah tahu orientasi seksualnya.

Di malam natal, Mew gabung lagi di bandnya dan tampil di Siam Square. Di situ ia membawakan lagu baru yang dipersembahkan untuk Tong. Setelah tampil, Mew menanyakan lagi pada Tong apa yang ia rasakan sekarang.

Kira-kira Tong bilang apa ya? Dia sudah dapat restu ibunya yang membebaskan ia memilih. How sweet this ending scene would be? :))

Adegan terakhir waktu Mew menatap boneka santa yang Tong kasih waktu mereka kecil itu priceless...bikin kita semua tertegun beberapa saat. :)

* * *

Fokus cerita ini adalah gay pada remaja. Seperti biasa, film drama Thailand itu MENANG kalo masalah realistis. Ceritanya bener2 ngalir dan nggak maksa. Durasinya 2.5 jam, tapi aku rasa pengaturan konfliknya bagus jadi gak ngebosenin. Recommended buat orang2 yang sabar menonton, suka drama, atau pengen tau lebih lanjut tentang dilemanya menjadi homoseksual. Buat cowok2 juga boleh kok nonton :)

PS: aku penasaran, si Mew itu beneran 'gemulai' atau emang aktingnya yang bagus sih? Haha.

Cheers!

Sabtu, 10 Desember 2011

Garden State (2004)

Kalian tahu gak hobi saya setelah punya modem dengan kuota bulanan yang gede? Yep, donlot film luar negeri berbajet minim yang cenderung galau.

Kenapa? Soalnya film berbajet minim biasanya gak masuk Indonesia, jadi gak bisa dicari DVD-nya. Kedua, soalnya film berbajet minim itu lebih kena galaunya, lebih kena maknanya, daripada film mahal yang biasanya cuma ngejar komersil.

Bajet minim di sini maksudnya berkisar jutaan dollar, kalo bajet gede biasanya ratusan juta dolar (wikipedia). Jutaan dollar itu kira-kira puluhan milyar lah kalo di Indonesia. Tenang, film Indonesia udah banyak kok yang nembus bajet puluhan milyar rupiah. Jadi anggap saja film bajet minim hollywood itu selevel sama kemampuan kita.

Saya nemu film ini waktu ngubek-ubek rotten tomatoes. Gak tau kenapa saya mampir ke halamannya Zach Braff, pemeran utama di serial Scrubs, (sinetron luar negeri tentang dokter, macam Grey's Anatomy gitu, tapi sumpah lucu banget) atau lagi ngubek-ubek Natalie Portman ya? dan voila, ketemulah Garden State di list film mereka ;) Ratingnya fresh sekitar 86%

Di situ katanya Garden State itu ditulis dan disutradarai sendiri sama Zach Braff, dan lumayan sukses. Wih gimana gak ngiler ane :)



Adegan pas ini lumayan lucu lho :)

Ceritanya tentang Andrew Largeman (Braff), cowok 26 tahun yang pulang ke New Jersey, kota asalnya, karena ibunya meninggal. Di situ dia bertemu dengan temen SMP-nya, Mark, (Sarsgaard, main di An Education) yang jadi penggali kuburan waktu ibunya dimakamkan. Karena Andrew udah gak pernah pulang sejak SMA, Mark seneng banget. Diajak mabok-mabok lah si Andrew.

Besoknya Andrew bangun dalam keadaan pusing, lalu dia ingat punya janji dengan dokter saraf. Di ruang tunggu dia bertemu dengan Sam (Portman) cewek pembohong-impulsif. Cewek ini sebenarnya menyenangkan, cuma suka mengungkapkan pikirannya jadi kebohongan (agak patologis gitu) tapi setiap dia habis bohong dia pasti ngaku. Dia juga punya epilepsi, tapi gak begitu diceritain di sini.

Cerita berlanjut. Inti film ini adalah betapa kesepiannya Andrew di usianya yang ke-26, seperti "merindukan rumah yang tidak tahu ada atau tidak". Diceritakan bahwa ibunya, yang semasa hidupnya lumpuh, lumpuh gara-gara kecelakaan yang ia sebabkan. Gara-gara itu, ayahnya yang seorang psikiatris, selalu meresepkan obat lithium buat Andrew. Tujuannya sih biar Andrew gak melampiaskan kemarahannya sembarangan. Tapi akibatnya Andrew jadi sulit merasakan sesuatu, seperti marah, takut, menangis, tersinggung, dan lain-lain. Bahkan di pemakaman ibunya dia gak bisa menangis.

Jadi gimana sih pergulatan batin Andrew? Apakah dia menganggap kelumpuhan ibunya sebagai kecelakaan atau murni kesalahannya? Lalu dia baikan sama bapaknya gak ya?

***

Ceritanya cukup sederhana tapi ngena. Braff bilang, dia menulis film ini karena dia merasakan sendiri kesepian di usia 20-an. Itu berarti kita juga bisa kena kan? (moga enggak ya Allah) Penyampaian konfliknya sih sederhana, tapi konfliknya terasa semacam kuasa Tuhan yang gak bisa dihindari dan bisa terjadi sama siapa saja.

Chemistry antara Braff sama Portman bagus banget :)) Lucu deh kalo mereka lagi nose snuggling, soalnya Braff kan hidungnya mancung banget :p trus soundtracknya juga keren-keren, wajib didownload.

Selain Garden State, film galau lain ada In My Father's Den. Rating rotten tomatoes-nya 100% lho :) Tapi isinya ada pembunuhan, fufufufufu. =w=

Habis ini download film apa lagi yaaa? :)