Minggu, 25 Desember 2011

The Love of Siam

WARNING:
- Buat cewek, JANGAN TONTON FILM INI kalo gak mau melting selama berhari-hari. Soalnya ini film tentang dua cowok gay yang cakep dan I must tell you, the sweetness is over-reactive.
- Buat cowok, di film ini ada beberapa cuddle antar cowok dan karakter cowok yang gemulai. This may disgrace your manhood, tapi tenang, filmnya bagus. Menonton film ini tak akan otomatis mengubahmu jadi gay.

Well, pertama kali tau film ini dari Crazy Little Thing Called Love yang aktor utamanya adalah Mario Maurer. Itu film drama thailand pertama yang aku tonton, dan awalnya aku cuma iseng, gak bermaksud buat browsing film2 thailand lain. Tapi Alvita bilang, "Sebelum main film ini Mario Maurer main film 'Love of Siam', tapi dia jadi gay, eyuhhhhh :s"

Mario Maurer versi The Love of Siam :))

Entah karena aku suka cerita drama tentang gay atau karena kegantengan Mario Maurer yang gak nyantai, aku akhirnya kekeuh nyari film ini. Gimanapun caranya. Mo lewat DVD, ngopi, atau download, pokoknya aku harus NONTON dan PUNYA film ini! #osh

And yes, voila, I bought the DVD.




Ceritanya tentang Mew, anak laki2 yang berperangai halus namun keras kepala, tinggal dengan neneknya. Ia bertetangga dengan Tong, yang lebih maskulin, yang tinggal dengan keluarga Kristiani yang taat. Mereka berteman karena Tong pernah nolong Mew waktu Mew ditindas temen2nya. Karena tetanggaan dan satu sekolah, ya di rumah ketemu, di sekolah juga bareng. Bahkan Tong sering diajak main piano di rumahnya Mew.

Menjelang natal, Tong sama keluarganya pergi liburan. Pulangnya, kakak perempuan Tong, Tang, ditinggal di tempat liburan karena mau hiking sama temen2nya. Ternyata, si Tang dinyatakan hilang setelah hiking. Keluarga Tong depresi dan memutuskan untuk pindah rumah. Awww.

Enam tahun kemudian, mereka ketemu lagi di Siam Square sebagai anak SMA. Si Mew tergabung dalam band 'August' sebagai vokalisnya, sedangkan Tong cuma anak cowok yang masih ganteng dan maskulin seperti sebelumnya. Mereka jadi dekat lagi, ngelanjutin persahabatan waktu kecil dulu.

Keluarga Tong masih depresi karena kehilangan anak perempuan mereka, Tang. Surprisingly, manajer band 'August' namanya June, itu mirip banget sama Tang. Akhirnya June dipekerjakan ibunya Tong untuk nemenin Bapaknya Tong yang alkoholik, depresi, dan kena gangguan jiwa ringan.

Cerita berlanjut. Mew ternyata beneran naksir sama Tong. Ia menciptakan lagu2 romantis lalu menyanyikannya di suatu pesta kecil. Mereka berduaan setelah nyanyi dan Mew menanyakan perasaan Tong tentang lagu yg dibawanya. Ibu Tong melihat hubungan mereka, besoknya ia ngelabrak Mew dan bilang jangan macam-macam sama anaknya. Mew cuma bilang dengan sedih namun tenang, "Kami hanya berteman."

Setelah itu Mew gak mau dihubungi lagi sama Tong, gak mau ngeband lagi, gak mau berhubungan lagi sama temen2nya. Tong stres dan menyadari bahwa dia memang gak suka perempuan. Sementara itu, penyakit ayah Tong makin parah, dan misteri apakah 'June' sebenarnya adalah 'Tang' masih belum terungkap.

Natal hampir tiba. Setelah beberapa kemelut keluarga, Tong dan Ibu Tong memutuskan tetap memasang pohon natal. Saat menghias, Tong bingung mau memasang boneka perempuan atau laki-laki di pohon. Ibu Tong tersenyum dan bilang, "pilihlah sesukamu." Tong memasang boneka laki-laki, menyiratkan dia sudah tahu orientasi seksualnya.

Di malam natal, Mew gabung lagi di bandnya dan tampil di Siam Square. Di situ ia membawakan lagu baru yang dipersembahkan untuk Tong. Setelah tampil, Mew menanyakan lagi pada Tong apa yang ia rasakan sekarang.

Kira-kira Tong bilang apa ya? Dia sudah dapat restu ibunya yang membebaskan ia memilih. How sweet this ending scene would be? :))

Adegan terakhir waktu Mew menatap boneka santa yang Tong kasih waktu mereka kecil itu priceless...bikin kita semua tertegun beberapa saat. :)

* * *

Fokus cerita ini adalah gay pada remaja. Seperti biasa, film drama Thailand itu MENANG kalo masalah realistis. Ceritanya bener2 ngalir dan nggak maksa. Durasinya 2.5 jam, tapi aku rasa pengaturan konfliknya bagus jadi gak ngebosenin. Recommended buat orang2 yang sabar menonton, suka drama, atau pengen tau lebih lanjut tentang dilemanya menjadi homoseksual. Buat cowok2 juga boleh kok nonton :)

PS: aku penasaran, si Mew itu beneran 'gemulai' atau emang aktingnya yang bagus sih? Haha.

Cheers!

0 deals:

Poskan Komentar