Minggu, 25 April 2010

My Name is Khan

Hehehe :D demi merayakan dibukanya Paragon XXI di Semarang, aku pulang cepet2 dari Jogja, biar bisa langsung nonton film 'My Name is Khan' :D Nontonnya bareng Jacob dan Icha :D

"My name is Khan..., and I'm not a terrorist."

Ceritanya bagusss! Tentang Rizvan Khan, pemuda hindustan muslim yang rada-rada imbisil, atau autis, pokoknya tingkahnya agak aneh bedasarkan usianya. Kata adik iparnya yg seorang psikolog, dia mengidap sindrom Asperger, sindrom di mana seseorang takut pada orang baru, suasana baru, benci kebisingan, dan benci warna kuning.

Pertanyaannya, harus warna kuning ya? (hahaha ngga penting)

Di Amerika, Rizvan tinggal sama adiknya Zakir, yang normal dan pengusaha sukses, dan adik iparnya, Hasina, seorang dosen psikologi, semuanya muslim. Tapi Rizvan jatuh cinta sama cewe kapster salon, Mandira, janda beranak satu yang beragama hindu.

Konflik utama dalam film ini, tentu aja WTC 9/11. Sejak itu seisi Amerika memandang sinis orang muslim. Ngga terkecuali Mandira, ia ngga mau dekat-dekat sama Rizvan lagi.

Ia menantang Rizvan yang autis itu, untuk membuktikan pada seisi Amerika Serikat bahwa dia bukan teroris.

Gimana caranya seorang asperger bisa mengelilingi Amerika Serikat sendirian? Thanks God, Rizvan adalah repairer, he can repair almost anything. :D



Hahaha pokoknya film itu bagus! Seisi bioskop pada nangis semua ngeliat perjuangan Rizu, ngga terkecuali Jacob dan Icha --" Tapi aku cuma bengong karena air mataku udah abis buat nangisin ITB, hheheheu ^^

Oh ya, ini pesan ibunya Rizvan semasa beliau hidup:
"Di dunia ini hanya ada dua insan, insan yang baik dan insan yang jahat. Bukan insan muslim, kristen, yahudi, atau apapun itu." :)

Go watch it ok? Saya pengen nonton Hachiko sama Alice in Wonderland nih. Anyone? :)

0 deals:

Poskan Komentar